Hanya ada dua kata dalam kamus buat masakan istriku: "Sangat enak" dan "Enak". ![]()
Bagaimana tidak, lihat saja ini:
http://www.facebook.com/album.php?aid=2004228&l=67be1&id=1166848179
Thank you my wife, I love you soo much.
Hanya ada dua kata dalam kamus buat masakan istriku: "Sangat enak" dan "Enak". ![]()
Bagaimana tidak, lihat saja ini:
http://www.facebook.com/album.php?aid=2004228&l=67be1&id=1166848179
Thank you my wife, I love you soo much.
Luar biasa, memasuki musim panas, gerombolan nyamuk menyerbu ke kamar (heran, masuk dari mana ya? Lubang udara?). Malam itu sampai berhasil "membantai" lebih dari 50 nyamuk. Panen..
Klik foto di atas untuk lihat foto puluhan nyamuk berjatuhan.
Saat ini sudah memasuki akhir bulan April. Inilah saatnya pergantian musim dari musim dingin ke musim panas di Indonesia. Entah ada hubungannya atau tidak, pengalaman mengatakan bahwa pergantian musim itu selalu diikuti dengan wabah penyakit tertentu.
Paling tidak, faktanya belakangan ini satu rumah kena penyakit bergilir, minimal flu. Awalnya si A kena flu, yang lainnya sehat. Lalu setelah A sembuh giliran si B kena flu. Dan seterusnya hingga hampir seisi rumah kena flu. Selain itu juga diare. My lovely mother dirawat hampir seminggu di Rumah Sakit gara-gara diare. Mertua juga kena di daere. Alhamdulillah dua-duanya sudah sembuh.
Nah ini sedikit tips - berdasarkan pengalaman dan dari beberapa sumber - untuk menjaga kesehatan tetap prima secara komprehensif dan terbebas dari penyakit, moga bermanfaat, khususnya untuk saya pribadi:
ASPEK JASAD/FISIK
ASPEK LINGKUNGAN
ASPEK SPIRITUAL, AKAL, DAN SOSIAL
Menyulap Wordpress menjadi situs yang bergaya portal tentu bisa-bisa saja. Secara tampilan sangat bisa, namun secara performance mungkin masih perlu kita uji.
Untuk menyulapnya menjadi bergaya portal memang gampang-gampang susah. Biar tidak terlalu terasa susah, maka pasang ingatan di kepala kita bahwa Wordpress - dan juga CMS-CMS lainnya - itu dibuat justru untuk mempermudah, bukan untuk mempersulit.
Paling tidak ada 3 level yang perlu oprek-oprek biar jadi gaya portal. Level pertama adalah wilayah database, level kedua pada wilayah "core-code" PHPnya, level ketiga pada wilayah theme/tampilan.
Untuk ketiga level tersebut, pekerjaan yang dibutuhkan minimal adalah (tidak berurutan)
Walau situs ini menggunakan b2evolution, tapi saya sedang mencoba menyulap sebuah situs yang menggunakan wordpress agar gayanya seperti portal.
Itu aja dulu. Semoga bermanfaat. ![]()
Dunia perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan film bernuansa religi. Judul film tersebut adalah "Ayat-Ayat Cinta". Sebagaimana judulnya, film ini diangkat dari sebuah novel yang sangat terkenal yaitu "Ayat-Ayat Cinta". Novel tersebut tidak hanya terkenal di Indonesia, tapi juga di negara tetangga, Malaysia. Sudah banyak yang memberikan komentar, baik negatif maupun positif, mengenai kehadiran film Ayat-Ayat Cinta tersebut. Setelah melihat filmnya, saya juga mau beri komentar. Dan karena komentar tentang film AAC ini sudah banyak, khususnya di dunia maya, saya mau komentar yang singkat saja.
Banyak yang berkomentar bahwa Film Ayat-Ayat Cinta (AAC) tidak sebagus dengan versi novelnya. Bagi mereka yang sudah betul-betul menghayati kisah yang ada di novel AAC, biasanya akan merasa bahwa film tersebut melenceng dari kisah AAC yang ada di novel. Namun ada juga yang memberikan apresiasi positif mengenai kehadiran film AAC. Dan pada kenyataannya, ketika diputar di bioskop-bioskop Indonesia, film AAC bisa dibilang cukup menarik perhatian banyak penonton bioskop. Bahkan sebelum resmi diputar di bioskop, tidak sedikit yang menantikannya. Teman saya dari negeri jiran Malaysia sudah menanyakan film tersebut sebelum peluncurannya.
Komentar saya, film AAC merupakan salah satu bentuk dari pertemuan antara idealisme dengan realitas. Novel AAC yang ditulis oleh Habiburrahman El Shirazy sarat dengan nilai-nilai idealisme dan nilai-nilai religi. Penggarapan novel AAC yang tidak melibatkan begitu banyak pihak, membuat nilai-nilai idealismenya begitu nyata. Bahkan novel AAC sendiri disebut sebagai "Novel Pembangun Jiwa", menunjukkan nilai idealisme yang sedang diusung. Sedangkan film AAC digarap oleh berbagai pihak, mulai dari sutradara, perusahaan produksi perfilman, artis, dll. Selain itu masih ada lagi yang namanya sponsor, pasar, dan sebagainya. Ada lagi yang namanya motif dan orientasi. Di luar sana ada yang bermotif bisnis, ada yang bermotif pendidikan, ada yang bermotif prestise, ada yang bermotif pamor, ada yang berorientasi pasar, dsb. Itulah yang saya sebut dengan realitas. Dan pada kenyataannya, realitas -realitas tersebut belum banyak yang memiliki nilai idealisme. Jadi ketika novel AAC yang mewakili idealisme bertemu dengan realitas tadi, maka hasilnya adalah film AAC yang kita tonton itu.
Ketika idealisme dan realitas bertemu, maka hasilnya tergantung mana yang mendominasi. Jika idealisme mendominasi, maka hasilnya akan cenderung idealis. Namun jika realitas yang mendominasi maka hasilnya akan cenderung mengikuti realitas.
Itu semua adalah sebuah tantangan untuk negeri ini, tantangan untuk bisa mempertahankan nilai-nilai idealisme ketika harus bertemu dengan realitas. Mengapa? Karena ketika negara kita masih berstatus sebagai negara berkembang, maka visi yang kita tuju tentu adalah nilai-nilai yang idealis, misalnya menuju negara yang adil, menuju negara yang sejahtera, menuju negara yang bermartabat, berpendidikan, dll. Lain halnya jika kita adalah negara maju, maka barangkali visi yang dituju adalah nilai-nilai kreativitas atau ekspansif. Oleh karena itu entitas-entitas yang mempunyai nilai idealisme di negeri ini harus bisa dipertahankan dan dikembangkan ke semua lini masyarakat, baik itu di bidang politik, ekonomi, sosial, seni & budaya, hankam, teknologi, bahkan di bidang entertainment (hiburan). Sehingga kita harus bisa mengupayakan adanya penulis novel yang mempunyai idealisme, sutradara yang mempunyai nilai idealisme, seniman yang mempunyai nilai idealisme, perusahaan perfilman yang mempunyai nilai idealisme, artis yang mempunyai nilai idealisme, pemodal yang mempunyai nilai idealisme, dan seterusnya. Utopia? Saya rasa tidak. Mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok, jika disertai kerja keras dan do'a.
Dengan begitu mudah-mudahan berbagai film yang akan muncul tidak lagi film yang mengumbar aurat, mengumbar nafsu syahwat, mengumbar kisah klenik bin takhayul penuh pembodohan, dsb. Mudah-mudahan akan banyak muncul "Film Pembangun Jiwa".
Setelah sekian lama "malas" mengupgrade CMS situs ini (b2evolution), akhirnya sekarang saya upgrade juga ke versi 2.3.0-rc1. Upgrade ini tidak ada hubungannya sama Tahun Baru 2008, yang sering diidentikkan dengan hal-hal yang baru. Sebetulnya ini hanya coba-coba upgrade di localhost. Niatnya sih belum mau saya online-kan sekarang, karena versi baru ini masih berupa "RC1" alias Release Candidate ke-1, belum produk stabil. Tapi karena runningnya saya nilai lumayan bagus, yo wes lah saya online kan.
Untuk sementara tampilannya jadi agak berubah. Kolom pesan singkat, "hdn's gado-gado", mybloglog, flickrb2, dll belum sempat saya pasang. Enjoy it. ![]()
Kalau kamu berangkat shalat subuh ke masjid, atau habis dari shalat subuh di masjid pada hari-hari belakangan ini, cobalah sempatkan dongakkan kepala ke langit melihat bintang. Pertama, arahkan pandangan ke Barat. Di langit ufuk Barat, kira-kira pukul 4.30an WIB, kamu akan melihat "bintang" berwarna merah menyala. Perhatikan baik-baik, itu sebenarnya bukan bintang, tapi Planet Mars. Lalu coba arahkan pandangan ke Timur, nah di langit ufuk Timur kamu bakalan melihat "bintang" yang menyala sangat terang berwarna putih. Lihat baik-baik, itu sebenarnya bukan bintang, tapi planet Venus.
Subhanallah, dalam beberapa pekan ini, kita bisa shalat subuh di Masjid dengan bonus pemandangan planet Mars dan Venus.
Â
Ada yang punya teropong untuk melihat benda-benda langit? Pinjam dong.. ![]()